Reda Di Awal April
Kala itu,
di awal bulan April:
Jantungku dibuat berdebar kencang hanya karena mendapat pesan singkat darimu secara tak terduga. Kautanyakan kabar, menyatakan rindu, memutar kenangan masa lalu.
Kala itu,
di awal bulan April:
Ralut malam, tak biasanya kau sudi membalas pesan-pesan walau hanya sekadar kata mengiyakan.
Kala itu,
di awal bulan April:
Jelas ada yang berbeda dari sikapmu, tak biasanya kaukirimkan satu gambar bermakna senyuman padaku.
Kala itu,
di awal bulan April:
Tiba-tiba kau mengungkapkan perasaan, yang kupikir hanyalah gurauan.
Kala itu,
di awal bulan April:
Kauyakinkan aku dengan kalimat indah, hingga aku hanya mengiyakan, pasrah.
Kala itu,
di awal bulan April:
Sikapmu kembali berubah.
Aku jadi merasa gundah.
Kala itu,
di awal bulan April:
Kau mulai banyak tertawa, membuatku sedikit bertanya-tanya.
Kala itu,
di awal bulan April:
Kaunyatakan diri hanya bergurau, hingga perasaanku mulai kacau.
Kala itu,
di awal bulan April:
Aku membiarkanmu tertawa, sepuasnya. Sampai kalimat perpisahan yang kaulontarkan begitu saja menjadi kalimat pemupus segala harapanku, padamu, segara rinduku.
Comments
Post a Comment